Friday, September 20, 2013

Kimi Raikkonen Tinggalkan Tim Lotus

Juara dunia F1 2007, Kimi Raikkonen, akhirnya mengungkapkan alasan dirinya meninggalkan tim Lotus dan kembali ke Ferrari musim depan. Raikkonen mengaku tidak pernah digaji oleh Lotus sepanjang musim ini. Raikkonen memutuskan untuk hengkang dari Lotus dan menandatangani kontrak dengan Ferrari selama dua musim, 11 September 2013. Ini adalah untuk kali kedua pembalap asal Finlandia itu memperkuat Ferrari, setelah sebelumnya musim 2007 hingga 2009.

Keputusan Raikkonen untuk meninggalkan Lotus dikabarkan karena krisis finansial yang sedang dialami tim asal Inggris tersebut. Raikkonen pun kini membenarkan rumor tersebut. Pembalap 33 tahun itu mengaku tidak pernah mendapatkan gaji dari Lotus musim ini. "Alasan kenapa saya pergi dari Lotus murni karena uang. Mereka tidak pernah membayar gaji saya, jadi itu sangat disayangkan. Tapi, saya akan tetap berusaha membantu tim hingga akhir musim, dan saya sangat suka membalap di sini," ujar Raikkonen seperti dilansir NBC News.

Seperti dikutip dari BBC, gaji pokok Raikkonen di Lotus adalah sebesar £6,7 juta (setara Rp120,5 miliar) per tahun. Selain gaji pokok, Lotus juga diwajibkan membayar €50 ribu (setara Rp759 juta) untuk setiap poin yang didapat Raikkonen di klasemen F1. Jika ditotal hingga seri ke-12 F1 2013, maka Raikkonen seharusnya mendapatkan bayaran sebesar £12,6 juta (setara Rp226,7 miliar) dari Lotus hingga saat ini. Musim lalu, mantan pembalap WRC itu mendapatkan £15,8 juta (setara Rp284,3 miliar) dari Lotus. Raikkonen akan menggantikan posisi Felipe Massa di Ferrari musim depan. Raikkonen itu akan berduet dengan juara dunia F1 2005 dan 2006 asal Spanyol, Fernando Alonso.

Baca juga: Wanita Terimut Didunia.

Wednesday, September 11, 2013

Sebastian Vettel Juara

Sukses menjadi juara pada balapan F1 di GP Italia terasa istimewa buat Sebastian Vettel. Pasalnya, sang juara bertahan tampil sebagai kampiun di sirkuit Monza yang identik dengan Ferrari. Sang juara dunia bertahan pun berhasil mengalahkan rival terdekat sekaligus pembalap utama Ferrari, Fernando Alonso, untuk mengamankan podium pertama.

"Anda dapat melihat perbedaan ketika Anda menang di sirkuit  yang didominasi warna merah," kata Vettel sebagaimana dilansir dari Autosport. Bagi Vettel, kemenangan di sirkuit Monza menjadi indikator utama perkembangan yang telah dicapai Red Bull sejauh ini. Mengalahkan Alonso menunjukkan Red Bull kembali menjadi kandidat kuat juara dunia konstruktor.

Menurut Vettel, faktor jam terbang ikut berbicara untuk menaklukkan sirkuit sepanjang 4,250km itu. Vettel sempat juara di Monza pada 5 tahun silam saat memperkuat Toro Rosso. "Beruntung, saya pernah punya pengalaman pada 2008. Ini ikut menentukan kemenangan di sini. Saat itu, saya dengan tim Italia (Scuderio Toro Rosso) dengan mesin Ferrari," papar Vettel.

Menjalani balapan di sirkuit Monza, Vettel mengaku berada di bawah tekanan fans Ferrari. Tidak jarang, Vettel mendapat cemoohan dari pendukung Ferrari. Namun, Vettel berhasil menjawab ejekan itu dengan kemenangan. "Ejekan itu justru membuat kami semakin kuat dan pekerjaan yang kami lakukan bertambah baik. Saya tidak menyalahkan mereka, karena mereka mencintai Ferrari dan itu sesuatu yang istimewa," tutur Vettel.

Baca juga: Cara Jitu Menurunkan Berat Badan.