Wednesday, May 29, 2013

Perusahaan Teknologi Informasi CA Technologies

Perusahaan teknologi informasi CA Technologies (NASDAQ:CA), Kamis, merilis empat aplikasi baru untuk Identity and Access Management (IAM) untuk membantu melindungi mobilitas dan penggunaan aplikasi cloud (komputasi awan) di suatu perusahaan.

Empat aplikasi baru itu meliputi CA AuthMinder, CA RiskMinder, CA DataMinder, dan CA SiteMinder, yang akan meningkatkan keamanan dan pengalaman pengguna komputasi awan, kata CA Technologies dalam siaran persnya. CA AuthMinder dan CA RiskMinder, menurut CA Technologies, akan meningkatkan jaminan kepastian identitas dan meningkatkan penilaian risiko dalam penggunaan mobile sekaligus mengurangi risiko penipuan transaksi.

Sementara CA DataMinder berkemampuan memperluas perlindungan data dan kemampuan kontrol dalam berbagai skenario penggunaan aplikasi mobile dan cloud, sedangkan CA ControlMinder menawarkan peningkatan skala dan perluasan integrasi dengan fungsi pencarian CA Session Recording.

"Hari ini kami mengumumkan sejumlah update di seluruh portofolio IAM kami yang memberikan kontrol, perlindungan dan fleksibilitas yang dibutuhkan oleh para pengguna untuk menjaga perluasan perimeter bisnis dengan dampak minimal pada pengguna akhir," kata vice president solution strategy Asia Pasifik dan Jepang CA Technologies Vic Mankotia.

Aplikasi CA AuthMinder antara lain memiliki fitur Secure Transaction Signing yang mengurangi risiko penipuan dalam transaksi online menggunakan perangkat mobile, seperti memverifikasi rincian jumlah transaksi atau penerima pembayaran.

Sedangkan CA RiskMinder, sesuai namanya, berkemampuan meminimalkan risiko karena mampu mendeteksi perangkat yang digunakan pengguna (mobile device detection). Dengan aplikasi ini, perusahaan dapat memasukkan informasi perangkat tambahan ke penilaian risiko dan memungkinkan kebijakan keamanan berdasarkan suatu alat.

Guna menjangkau pengguna dan pelanggan potensial yang lebih luas, CA Technologies menawarkan CA SiteMinder, yang akan memfasilitasi akses tanpa gesekan bagi pengguna Facebook dan Google melalui OAuth, demikian CA Technologies dalam siaran persnya.

Tuesday, May 28, 2013

Tim Pembangun Aplikasi Chrome

Tim pembangun aplikasi Chrome untuk sistem operasi Android meluncurkan pembaruan versi beta yang mampu menerjemahkan situs Internet secara otomatis. Pimpinan Tim Google Chrome, Jason Kersey, dalam blog resmi Chrome, menyebut lima perbaikan pada aplikasi perambah Internet itu.

"Google Translate: Jika Anda membuka halaman Internet yang ditulis dalam bahasa yang berbeda dengan bahasa telepon atau tablet Anda, carilah balok penerjemah," sebut Kersey. Pembaruan lain yaitu kemudahan membuka halaman Internet layar penuh (full screen) hanya dengan menggulir halaman itu yang sekaligus menutup toolbar.

"Grafik baru menampilkan perkiraan penghematan transfer data Anda jika Anda menggunakan fitur eksperimental kompresi data," sebut Kersey. Kedua pembaruan terakhir yaitu dukungan untuk aplikasi pemrograman antarmuka (API) dan lebih ramah pada halaman Internet seluler yang salah (error). Tim pembangun aplikasi Chrome itu menyediakan aplikasi terbaru itu di Google Play selain sebagian kode pemrograman pembaruan di di situs chromium.org.

Baca juga: Resep Iga Bakar Saus Kismis Lada Hitam.

Seputar Frekuensi

Indonesia mempunyai kebijakan sendiri terkait harmonisasi frekuensi 700 MHz untuk layanan seluler pita lebar generasi keempat (mobile broadband 4G) ataupun televisi digital setelah proses digital devidend. Kepala Pusat Informasi dan Humas Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika, Gatot S Dewa Broto, ketika dihubungi ANTARA News di Jakarta Jumat malam mengatakan Pemerintah Indonesia mempunyai hak untuk menentukan skala prioritas terkait pengaturan frekuensi 700 MHz.

Sebelumnya, perwakilan International Telecommunication Union (ITU) dan Asosiasi GSM Internasional (GSMA) meminta Pemerintah Indonesia untuk mempercepat harmonisasi frekuensi 700 MHz sebelum 2014. "Jika ITU dan GSMA komplain (terkait pengaturan frekuensi 700 MHz), itu bukan hak mereka karena ini ranah Indonesia. Mereka tidak berhak campur tangan," kata Gatot.

GSMA, menurut Gatot, sering mencoba imbau Pemerintah Indonesia terkait pengaturan frekuensi itu. "Pada 2008, perwakilan GSMA pernah datang ke Jakarta dan jumpa pers bersama saya.  Mereka (ketika itu) meminta Indonesia untuk mempercepat LTE," kata Gatot.

Direktur Jenderal GSMA Anne Bouverot dalam ajang Mobile World Congress (MWA) di Barcelona Februari lalu, lanjut Gatot, juga berusaha membujuk Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring untuk mempercepat "digital devidend" di Indonesia.

"Wajar jika mereka (GSMA) mencoba mendesak karena orientasinya bisnis. Tapi kita tidak ingin diintervensi dengan segala cara," kata Gatot. Digital Devidend merupakan migrasi penyiaran televisi analog ke televisi digital terestrial yang berdampak pada efisiensi pita frekuensi radio, termasuk di frekuensi 700 MHz.

Saat ini, penyelenggara siaran televisi analog di Indonesia masih menggunakan frekuensi 700 MHz. Kemkominfo telah merencanakan periode simulcast, yaitu periode transisi dimana siaran analog dan siaran digital masih bisa bersiaran bersamaan. Transisi itu telah dimulai 2012 dan berakhir 2018.

Ping: Biro Jasa Perijinan.

Tuesday, May 7, 2013

Lumia 520 Dari Nokia

Produsen ponsel pintar Nokia meluncurkan seri Lumia 520 untuk pasar Indonesia yang bekerja sama dengan operator seluler Telkomsel seharga Rp1,975 juta. "Para pengembang aplikasi ponsel pintar dapat meraih keuntungan dari karya mereka lewat layanan operator billing yang akan segera tersedia bagi pelanggan Telkomsel pada Juni mendatang," kata President Director Nokia Indonesia, William Hamilton-Whyte, di Jakarta, Jumat.

"Operator billing" merupakan layanan Nokia dan Telkomsel untuk mengunduh aplikasi-aplikasi di Windows Phone Store dan membayar dengan pulsa. William mengatakan ponsel berlayar empat inci IPS LCD supersensitif dan bersistem operasi Windows Phone 8 itu mulai tersedia di pasar pada 11 Mei mendatang.

Nokia Lumia 520 menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon Dual Core 1GHz dengan kapasitas penyimpanan internal delapan giga bit dan penyimpanan komputasi awan SkyDrive tujuh giga bit. Ponsel yang ditujukan ke segmen pengguna remaja itu tetap mengusung tampilan user interface Live Tiles khas Windows Phone serta menawarkan varian warna putih, merah, kuning, hitam, dan biru muda (cyan).

Di sisi aplikasi, ponsel berkamera lima megapiksel itu menyediakan aplikasi HERE Nokia dan paket Microsoft Office mobile seperti Outlook, Word, Excel, serta Power Point selain beberapa aplikasi lokal seperti LewatMana dan WeChat.

Baca juga: DIR-868L Di Luncurkan by Blog Kanghari.