Tuesday, December 4, 2012

Provinsi Henan Dijatuhi Hukuman Mati

Fortuner SUV Terbaik. Li Hao (35), seorang laki-laki asal Changsa, Provinsi Henan, China, dijatuhi hukuman mati pekan lalu karena menyekap enam perempuan di dalam sebuah ruangan bawah tanah sebagai budak seks. Bahkan, akibat penyekapan itu, dua perempuan di antaranya meninggal dunia.

Li Hao yang sehari-hari adalah seorang pegawai negeri itu terbukti melakukan pembunuhan, pemerkosaan, dan penyekapan ilegal. Li juga sudah menikah dan memiliki seorang anak berusia delapan bulan. Demikian dilaporkan kantor berita China, Xinhua.

Dalam pengadilan, Li menjelaskan dia membangun ruang bawah tanah di kediamannya pada 2009 lalu. Li kemudian menjebak keenam perempuan yang sebelumnya bekerja di klub malam dan di tempat karaoke. Keenam perempuan itu sudah menjadi budak Li antara dua hingga 21 bulan.

Selain memperlakukan mereka sebagai budak seks, Li juga memaksa mereka melakukan hubungan seks dengan laki-laki lain yang bersedia membayar. Li juga memaksa mereka tampil dalam acara pornografi yang dia unggah ke dunia maya.

Bagaimana "penjara" bawah tanah Li Hao ini terbongkar? Selain menyekap para perempuan ini, Li juga memaksa mereka bekerja sebagai pekerja seks. Pada September tahun lalu, salah seorang perempuan ini berhasil kabur saat dibawa Li untuk "bekerja" sebagai PSK.

Perempuan yang kabur ini kemudian melapor ke polisi dan membawa polisi ke kediaman Li untuk menunjukkan penjara bawah tanah milik laki-laki itu. Saat polisi menemukan penjara bawah tanah itu, mereka menemukan dua perempuan sudah tak bernyawa.

Di pengadilan, tiga orang perempuan yang dianggap membantu Li membunuh kedua korban itu juga dijatuhi hukuman. Satu orang mendapatkan hukuman tiga tahun penjara, sementara dua lainnya mendapatkan hukuman percobaan.

Zhang Yan, seorang pengacara yang mengikuti jalannya kasus ini, sangat terkejut saat pengadilan juga menghukum tiga perempuan yang disekap Li.

"Saya sangat terkejut karena ketiga perempuan itu adalah korban dalam kasus budak seks ini," kata Zhang kepada harian The South China Morning Post.

Zhang mengatakan, dia mencoba membela ketiga perempuan itu, tetapi pengadilan mengatakan pemerintah melarangnya hadir di pengadilan.

Tuesday, November 13, 2012

Enam Penyidik Polri

Enam penyidik Polri yang sebelumnya ditugaskan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menghadap ke Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Mabes Polri.

Keenam penyidik Polri yang menyatakan diri tidak mau diperpanjang masa tugasnya di KPK datang ke Mabes Polri kemarin, Senin (12/11/2012).

"Enam penyidik tersebut sudah menghadap di SDM Polri. Untuk penempatannya nanti masih menunggu tugas baru," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/11/2012).

Namun untuk ajudan Ketua KPK Iptu Joyo Mulyo yang juga menyatakan ingin mengundurkan diri, hingga saat ini belum melapaor ke institusi kepolisian. "Belum (menghadap), baru yang enam saja," ujarnya.

Namun, hingga saat ini KPK belum mengajukan permintaan kepada Polri untuk mengganti penyidiknya yang kini semakin menyusut. Selain itu, 20 penyidik Polri yang sudah dikirmkan pun hingga saat ini belum dinyatakan lulus atau tidak oleh KPK.

Menyikapi kekurangan penyidik di KPK, Polri menyatakan siap untuk memenuhinya. "Kita masih punya sekitarj 30 penyidik. Sebelumnya Polri kan sudah menseleksi 50 penyidik dan dikirim 20 untuk ikut seleksi KPK," ungkap Agus.

Baca Juga: Fortuner SUV Terbaik by Kanghari

Friday, October 26, 2012

Hari Raya Idul Adha 1413 H

Di Hari Raya Idul Adha 1413 H ini, Ketua Pengawas Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar, Adhyaksa Dault bertindak selaku khatib di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2012).

Dalam materi khutbahnya, Adhyaksa tidak hanya mengkritisi para pemimpin yang tidak memahami dan menghayati sosok Nabi Ibrahim dan keluarganya, tetapi juga membahas mengenai fenomena korupsi yang menggurita.

"Bangsa kita yang tercinta ini, masih jauh dari harapan dan cita-cita luhur bersama. Perilaku korupsi di instansi pemerintahan dan BUMN terus menggurita," kata Adhyaksa Dault di depan ribuan jamaah.

Adhyaksa yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) ini menilai, lembaga negara yang memiliki wewenang untuk memberantas korupsi belum bekerja secara maksimal.

"Buktinya, masih ada ratusan kasus korupsi yang belum ditangani," kata Adhyaksa Dault. Adhyaksa juga menilai supremasi di bidang hukum belum berjalan sesuai yang diharapkan, sebab masih ada bentuk kong-kalikong antara penegak hukum dengan pihak yang berperkara.

"Supremasi di bidang hukum bak panggung sandiwara antaroknum hakim, jaksa, penyidik dan bahkan pengacara," kata Adhyaksa Dault. Untuk itu, Adhyaksa berharap para pemangku kekuasaan untuk meneladani sosok pemimpin yang diabadikan dalam sejarah kemanusiaan oleh Al-Quran, sehingga kepentingan bangsa tercapai.

"Pemimpin yang berkorban dan berjuang untuk kemuliaan dan kebaikan rakyatnya seperti yang diperankan para Rasul yang disebut "Ulul Azmi" yakni Nuh a.s, Ibrahim a.s, Musa a.s, Isa a,s dan Muhammad SAW, bukan Fir'aun, Namrud, dan Hamam," kata Adhyaksa.

Tuesday, October 23, 2012

Komandan Korem 131 Santiago Brigjen TNI Johny L Tobing

Komandan Korem 131 Santiago Brigjen TNI Johny L Tobing mengatakan Pulau Miangas di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, akan menjadi salah satu lokasi ekspedisi Negara Kesatuan Republik Indonesia 2013.

"Ekspedisi NKRI koridor Sulawesi mencakup seluruh wilayah Korem di Kodam VII Wirabuana. Khusus untuk Korem 131 Santiago lokasinya berada di Pulau Miangas serta Kabupaten Minahasa," kata Tobing di sela-sela pelaksanaan rapat forum koordinasi pimpinan daerah di Manado, Selasa.

Tobing mengatakan, ekspedisi NKRI 2013 koridor Sulawesi merupakan program dari kementerian koordinator kesejahteraan rakyat dan didukung sepenuhnya oleh seluruh kementerian/lembaga, Mabes TNI dan Badan Informasi Geospasial.

Dia menambahkan, dukungan personel berjumlah 1.468 orang yang berasal dari Kopasus, Kostrad, Raider, Paskhas, Marinir, TNI AL, Pusjarah TNI, Penerbad, Dispenad, Pusterad, Polri, Kemenkokesra, Menwa, KNPI, mahasiswa, pemda, media cetak dan elektronik.

Sementara itu Waaslog Danjen Kopasus Letkol Inf Rafael G Baay yang dipercayakan sebagai Kabag Ops Ekspedisi mengatakan ekspedisi ini meliputi tiga bidang yakni penjelajahan, penelitian, dan komunikasi sosial.

Bidang penjelajahan menurut dia, meliputi penjelajahan hutan, gunung dan pengunungan, rawa, laut, sungai, pantai dan pulau terdepan.

Penelitian meliputi pendataan kerusakan hutan, pendataan pulau-pulau terdepan, penelitian geologi dan potensi bencana, pendataan flora dan fauna serta pendataan dan penelitian sosial budaya.

Bidang komunikasi sosial meliputi sosialisasi pelaksanaan ekspedisi NKRI 2013 koridor sulawesi, sosialisasi kelestarian alam dan reboisasi serta program green, clean dan healthy.

"Kegiatan lainnya, membangkitkan pengawasan dan pengembangan dan kepramukaan, bakti sosial, pengobatan masal, serta perbaikan rumah penduduk dan tempat ibadah," kata dia.

Saturday, October 20, 2012

Mengubah Pemukiman Kumuh Menjadi Layak Huni

Fortuner SUV Terbaik. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus berupaya menyediakan tempat tinggal dengan biaya sewa murah untuk warga DKI Jakarta yang berekonomi menengah ke bawah. Salah satu caranya mengubah pemukiman kumuh menjadi layak huni dengan tetap mengedepankan warga yang sebelumnya telah menetap di wilayah tersebut.

"Yang penting bagi kami kawasan itu terbebas dari kesan kumuh, tapi warganya tidak diusir," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Jakarta, Sabtu (20/10/2012). Basuki memberi contoh, salah satu wilayah yang telah dibidik adalah pemukiman kumuh di belakang depo Pertamina, Plumpang, Jakarta Utara.

Hal itu direalisasikan dengan mengatur agenda pembahasan intensif bersama Direktur Utama Pertamina, dan Kementerian Perumahan Rakyat dalam waktu dekat. Nantinya, lanjut dia, Pemprov DKI akan meminta Pertamina untuk menyiapkan lahan sekaligus bangunan apartemen terpadu. Semuanya disesuaikan dengan konsep yang telah dikemukakan oleh Gubernur DKI saat ini, Joko Widodo (Jokowi).

"Kami sudah ngomong dengan Pertamina. Intinya, Pertamina akan buat zona pengaman dan kita minta dibangunkan apartemen terpadu yang sesuai dengan konsep Pak Gubernur," ujarnya.

Namun demikian, Basuki menegaskan, Pemprov DKI tidak akan memberikan kucuran dana untuk merealisasikan rencana tersebut. Dalam artian, semua pembangunan apartemen terpadu di wilayah itu menjadi tanggungjawab penuh Pertamina.

"Sedang kita matangkan. Yang penting kita tidak pakai APBD, dan Pertamina akan menyelesaikan semuanya. Menggandeng swasta atau cara lain itu urusan Pertamina," pungkasnya.

Untuk diketahui, mimpi besar Jokowi-Basuki dalam mengatasi pemukiman padat dan kumuh adalah dengan membangun apartemen terpadu, atau rumah susun dengan harga sewa murah. Nantinya, apartemen terpadu itu berada tak jauh dari pasar, stasiun, atau bahkan tempat kerja warga DKI Jakarta.

Bahkan lebih jauh, apartemen terpadu itu akan dibangun di tengah kota. Hal ini bertujuan untuk menekan padatnya kendaraan dari warga di pinggiran Jakarta yang bekerja di tengah kota.

Kunjungi Blognya: Kanghari

Venus dari Wina

Fortuner SUV Terbaik. Suatu pagi, penumpang yang terkantuk-kantuk di dalam kereta komuter yang melaju cepat di tengah Kota Wina, Austria, sontak terbelalak kaget. Tepatnya di stasiun Kardinal-Nagl-Platz, seorang perempuan aneh masuk ke dalam gerbong kereta bawah tanah, Vienna U-Bahn.

Perempuan ramping itu tak memakai apapun, kecuali sepasang sepatu bot tinggi dari kulit, tubuhnya tak ditutupi bahkan selembar benang.

Dengan senyum tersungging di bibirnya, ia berdiri tepat di tengah gerbong. Perempuan misterius bahkan cuek ketika sejumlah penumpang komuter menjadikannya obyek foto ala Lady Godiva -- perempuan bangsawan Anglo-Saxon abad ke-11 yang berkuda dengan tampilan polos di jalanan Coventry demi menghapus aturan pajak menindas rakyat yang diberlakukan oleh suaminya sendiri, Leofric, Earl of Mercia.

"Aku sampai tak mempercayai penglihatanku saat ia melangkah dalam gerbong. Ketika sejumlah orang mengeluarkan telepon genggam untuk memotret, ia tampak tak keberatan," kata salah satu saksi mata pada Austrian Times. "Ia malah berpose."

Setelah kereta melalui sejumlah pemberhentian, ia akhirnya turun. Tanpa mengucap satu kata pun.

Staf perkeretapian Vienna U-Bahn telah mempelajari CCTV perempuan yang kini mendapat julukan sebagai "Vienna Venus" atau "Venus dari Wina". Sejumlah media Australia bahkan meresponnya dengan heboh, meluncurkan semacam sayembara untuk melacak identitasnya.

Pose tanpa busananya dipublikasikan di sejumlah koran di Wina, disertai imbauan pada pembaca untuk mengidentifikasi penumpang misterius itu.

Salah satu majalah bahkan menawarkan iming-iming pada perempuan itu, untuk dijadikan model pemotretan, asalkan ia mengungkap identitasnya juga alasan mengapa ia melakukan tindakan nekat itu.

Alih-alih penampilan polosnya, sejumlah orang justru lebih khawatir akan dampak kesehatannya. Bayangkan, perempuan itu memilih tak berpakaian di tengah hujan salju dan suhu yang membeku di Wina.

"Memang setiap orang punya persepsi berbeda tentang suhu. Yang kami tak habis pikir, suhu di kereta sama sekali tak cukup hangat sehingga seseorang harus melucuti pakaiannya," kata operator angkutan publik, Wiener Linien kepada Austrian Times.

Kunjungi Blognya: Kanghari

Monday, October 15, 2012

Agus Priyadi alias Pendi

Fortuner SUV Terbaik. Agus Priyadi alias Pendi (26), tersangka pembunuhan terhadap Nanang Kosim (39), pria kemayu, ditangkap petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Benda, Senin (15/10/2012) dini hari. Sopir angkutan kota (angkot) jurusan Jurumudi - Pasar Anyar itu ditangkap di Jalan TMP Taruna, Pintu Air Sepuluh, Kota Tangerang setelah sempat melarikan selama sepekan setelah menghabisi karyawan swasta tersebut.

Kepala Polsek Benda, Komisaris Adang Suzana membenarkan penangkapan itu, Senin."Tersangka ditangkap saat sedang nongkrong di sekitar pintu air sepuluh. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 365 sub 338 KUHP. Ancamannya di atas lima tahun penjara," kata Adang. Nanang Kosim, pria kemayu ditemukan tewas dalam kamarnya di Jalan Kyai Kuding, RT 03/06, Blok Masjid Baiturohim, Kelurahan Blendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Senin (8/10) sore. Saat itu, diduga dia dibunuh orang dekatnya.

Thursday, October 11, 2012

Rafiuddin Abduh Sukses Menjual Benda khas Papua

Kalender 2013. Rafiuddin Abduh, pria asal Jayapura sukses menghasilkan puluhan juta dari usahanya menjual benda-benda khas Papua. Pria 40 tahun yang mulai berbisnis puluhan tahun ini mencoba peruntungannya dengan menyasar sejumlah pasar baru di luar markasnya di Papua.

Dengan bendera toko seni, Koteka Art, Abduh memberanikan diri membuka gerai lain di Batam. Di kawasan zona khusus ini, bisnis cenderamata Abduh sempat berjalan dua tahun. Sayangnya, bisnis terpaksa gulung tikar karena sepinya penjualan. Namun, pengalaman berharga itu tak lantas meredupkan ambisi Abduh untuk menjangkau pangsa pasar baru. Incaran kali ini adalah Pulau Dewata, Bali.

Nasib baik tampaknya belum menaungi Abduh di Pulau Bali. Gerai baru yang semula akan dibangunnya terpaksa ditunda, karena omzet bisnis cenderamata tengah menurun. Kondisi ini terjadi karena meledaknya peristiwa Bom Bali. "Sekarang, kami hanya memasok saja untuk teman yang buka galeri seni di sana," kata Abduh dalam perbincangan dengan media.

Cobaan Abduh tak berhenti di situ. Belakangan, kelesuan tengah melanda bisnis cenderamata yang digarapnya. Perlambatan ekonomi yang melanda Eropa dan Amerika Serikat secara tak langsung ikut berimbas pada bisnis Abduh. Maklum, selama ini, pelanggan potensial dari bisnisnya berasal dari kalangan turis Eropa dan AS.

Kondisi ini makin diperparah dengan banyak merebaknya isu keamanan yang ditengarai menjadi pemicu sepinya pengunjung ke kampung halamannya tersebut. Hal ini muncul seiring isu gerakan separatis yang belakangan banyak terjadi di Papua.

Isu keamanan, dia melanjutkan, merupakan masalah sensitif karena banyak wisatawan, terutama asing, yang enggan berkunjung ke Papua lagi. "Mereka berhenti sampai Bali saja," imbuhnya. Beruntung, Abduh masih bisa mengandalkan pemasukan dari turis-turis domestik yang masih banyak berkunjung ke Papua. Terlebih lagi, banyak pegawai pemerintah yang berkunjung ke pulau paling timur di Indonesia ini.

Di tengah kelesuan bisnis ini, Abduh sedikit membocorkan pendapatan yang diterima dari bisnis cenderamatanya. Dalam sebulan, Abduh mengaku meraup omzet antara Rp5 juta sampai 10 juta atau turun sekitar 80 persen dibandingkan masa puncaknya.

Tuesday, September 4, 2012

Partai Golkar Tetap Calonkan Aburizal Bakrie atau Ical

Partai Golkar tetap mencalonkan Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie atau Ical. "Tidak benar akan ada evaluasi soal itu. Golkar tetap mengusung Pak Ical sebagai capres," kata Bendahara PG Setya Novanto kepada ANTARA News, Jakarta, Selasa.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR itu mengatakan, pencapresan Aburizal Bakrie sudah final. "Golkar akan tetap menjalankan amanah Rapat Pimpinan Golkar yang telah memutuskan bahwa Pak Ical menjadi capres Golkar," kata Novanto.

Ia juga menyebutkan, kondisi apapun yang terjadi menjelang Pemilu Presiden, seperti hasil survei dan elektabilitas Aburizal yang jelek, akan tetap diusung Golkar.

"Ini kan masih panjang waktunya. Apapun yang terjadi, apakah elektabilitas Pak Ical yang tidak mendukung, tetap akan dicalonkan sebagai capres," kata Novanto.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan, pencapresan Ical bisa saja dievaluasi dengan berbagai faktor. "Sekarang ini sudah final ya. Tapi akan ada evaluasi," kata Nurul Arifin.

Anggota Komisi II DPR RI itu menyebutkan, ada beberapa faktor dilakukannya evaluasi terhadap pencapresan Aburizal Bakrie itu.

"Evaluasi bisa dilakukan karena ada perubahan pemikiran dari Pak Ical sendiri sehingga perlu dilakukan evaluasi," ujar Nurul.

Ditambahkannya, faktor lain dilakukannya evaluasi tersebut berkaitan erat dengan elektabilitas dan popularitas Aburizal Bakrie sendiri.

"Pencapresan kan tergantung popularitas dan elektabilitas. Kalau elektabilitas tidak naik-naik sehingga tidak memenuhi keinginan, maka akan dilakukan evaluasi. Pak Ical juga realistis," ujar Nurul.

Disebutkannya, evaluasi tersebut dilakukan agar tercipta demokratisasi di internal Partai Golkar. "Kami kan maunya semua demokratis dan tidak memperburuk partai," kata Nurul.

Monday, July 23, 2012

Tiap Jaksa Di Palopo Tangani 30 Perkara Tiap Bulannya

Kejaksaan Negeri (Kejari) Paloposaatinihanya memiliki empat orang jaksa. Akibatnya, untuk menangani seluruhperkarayangmasuk, setiap jaksaharusmenanganihingga30 perkara setiap bulannya. Kepala Kejari Palopo,Oktavianus mengatakan,Kejari Palopo yang bertipe A idealnya memiliki 15 jaksa. Jumlah empat jaksa yang ada saat ini diakuinya sangat minim. “Bayangkan saja, satu jaksa bisa menangani sampai 30 perkara setiap bulannya. Belum termasukperkarakorupsi,”ujar dia di ruang kerjanya kemarin. Kondisi tersebut diakui Oktavianus menjadi tantangan tersendiri bagi jajarannya dalam mengoptimalkan penanganan sejumlah kasus yang masuk dari Polres ke Kejari.

Menurut dia, kondisi jumlah jaksa yang minim tersebut menjadi tantangan yang harus disiasati dengan bekerja keras. Oktovianus menambahkan, dia sudah mengusulkan penambahan jumlah jaksa kepada institusi yang dipimpinnya itu.Kejari Palopo saat ini sedikitnya membutuhkan 11 jaksa lagi. Dia mengaku telah mengusulkan ke Kejaksaan Agung agar tenaga jaksa ditambah sampai 10 orang.

“Tetapi sampai saat ini belum ada penambahan.Kita berharap bulan depan sudah ada penambahan sesuai pemberitahuan Kejagung. Tetapi belum diketahui berapa banyak jaksa yang ditugaskan di Kejari Palopo,”katanya. Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Palopo,Ashari Syam mengakui, kekurangan jaksa di Kejari Palopo sudah berlangsung hampir dua tahun. Dia tak menampik,kekurangan jaksa ini memengaruhi kinerja Pidsus Kejari Palopo dalam mengusut berbagai kasus dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat.

Khusus kasus pidana khusus, Ashari hanya menanganinya seorang diri. “Selain menangani kasus Pidsus, saya juga menangani perkara Pidum karena jumlah jaksa minim,”ujar dia. Kekurangan tenaga jaksa juga dikeluhkan Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejari Palopo, Mattana Parandangi.

Menurut dia, berkas perkara Pidum yang masuk ke Kejari Palopo setiap bulannya berkisar 45-60 kasus, sehingga perkara Pidum ini dibagi merata kepada empat jaksa yang ada. “Dengan penambahan kasus setiap bulannya, satu jaksa bisa menangani sampai 30 perkara karena adanya kasus lama yang belum putus dan masuknya kasus baru,” kata Matana.

Sunday, July 15, 2012

Mewaspadai Gerakan Radikalisme

Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta mewaspadai gerakan radikalisme yang mengatasnamakan agama. Sebab hal ini dapat merusak kedaulatan negara. Radikalisme mengatasnamakan agama pernah terjadi di negeri ini, yang tentunya dapat mengancam. Karena merusak kedaulatan negara, kalau itu dibiarkan terjadi,” kata Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Bangkit Manakarra Ali Fahruddin di Mamuju, kemarin.

Menurutnya, tindakan radikalisme agama yang berujung kepada aksi terorisme yang ada di negara ini harus dicegah dan diwaspadai. Khususnya bagi generasi muda seperti mahasiswa. Ia mengatakan, tindakan radikalime mengatasnamakan agama akan berbuah aksi teror yang mengorbankan banyak orang, seperti peristiwa bom Bali I pada 12 Oktober 2002, dan Bom Bali II pada 1 Oktober 2005 di Kuta dan Jimbaran Bali.

Ia mengatakan, para pelaku teror bom bunuh diri awalnya direkrut oleh kelompok kelompok radikal yang kemudian memberikan mereka pandangan keliru dengan mengatasnamakan agama dan akhirnya menjadi teroris.

Tuesday, July 10, 2012

Dua Mantan Anggota DPRD Lupa Jadi Saksi

Dua mantan anggota DPRD Sulsel yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara korupsi dana bansos Pemprov kompak lupa terkait nomenklatur penyediaan anggaran dalam APBD 2008. Mantan legislator yang dihadirkan dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, kemarin yakni politikus PKS Qayyim Munarka, dan Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Roem Latunrung.

Bahkan, pernyataan lupa dan tidak tahu yang dilontarkan keduanya tetap dipertahankan kendati naskah APBD ditunjukkan oleh JPU. Dalam persidangan,Qayyim Munarka dengan tegas menyatakan, tidak tahu kalau dalam struktur APBD ada alokasi anggaran dana bansos. Menurutnya, anggaran bantuan itu hanya untuk kegiatan keagamaan saja. Selain itu, Qayyim juga membantah kalau dia telah memerintahkan staf Fraksi PKS atas nama Ramli, untuk mencairkan cek senilai Rp200 juta.

“Saya tidak tahu kalau dalam struktur APBD ada dana bansos,”jelasnya,kemarin. Qayyim Munarka yang pada periode 2004-2009 duduk di Komisi E yang membidangi hanya mengaku kenal dengan saksi Ramli.Qayyim mengaku kalau dirinya pernah menyuruh saksi untuk menemani konstituennya ke Pemprov Sulsel untuk mengajukan proposal permohonan bantuan. “Di situ saya kadang menyuruh Ramli untuk menemani. Karena saya tahu kalau disana sering ada pemberian bantuan. Tapi saya tidak pernah menyuruh mengambil cek ataupun mencairkan,”terangnya.

Senada, Roem Latunrung menegaskan dalam nomenklatur dirinya tidak mengetahui kalau ada dana bansos.Dia juga membantah telah menerima dana bansos sebesar Rp990 juta yang dicairkan melalui Anwar Mirdan.“Saya tidak tahu kalau ada dana bansos di dalam struktur APBD.Saya juga tidak pernah mencairkan uang,” terang Roem. Namun, kesaksian Qayyim itu dibantah oleh Ramli yang dikonfrontir pada lanjutan persidangan kemarin. Ramli menegaskan, beberapa kali diperintah oleh Qayyim Munarka untuk mengambil cek di Biro Keuangan Pemprov Sulsel dan mencairkannya hingga ratusan juta rupiah.

“Qayyim Munarka memberikan saya langsung cek untuk kemudian dicairkan di Bank Sulselbar.Setiap pencairan saya sering dikasih Rp50.000 sampai Rp100.000,”tegas Ramli. Pernyataan para saksi tersebut menjadi bahan sorotan dari majelis hakim yang terdiri dari hakim ketua Zulfahmi, hakim anggota Muhammad Damis dan hakim ad hoc Rustanzar. Pasalnya, dalam struktur APBD terdapat nomenklatur dana bansos yang nilainya pada APBD pokok 2008 tercatat sebesar Rp115 miliar dan pada APBD perubahannilainya meningkatsignifikan menjadi Rp151 miliar.

”Masa anggota Dewan tidak tahu ada nomenklatur anggaran dana bansos. Apalagi pada APBD perubahan nilainya bertambah signifikan. Ini ada yang bohong saksi-saksi ini (mantan anggota Dewan,”kata Zulfahmi. Sedangkan Muhammad Damis pada sidang konfrontir antara penerima dan kurir,kemarin, meminta agar para kurir anggota DPRD Sulsel untuk mengambil cek dan mencairkan di Bank Sulselbar bisa mempertahankan kesaksian mereka. Pasalnya, Damis yakin kalau para anggota dan mantan anggota Dewan yang akan diperiksa selanjutnya pasti akan membantah keterangan para kurir.

Thursday, July 5, 2012

Perum Bulog Divisi Regional Sulsel

Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Sulsel menyatakan ketersediaan beras di daerah ini menjelang Ramadan aman. Bahkan harga beras tidak akan naik walaupun sejumlah bahan makanan lain naik. Sebab stok beras di gudang Bulog masih tersedia 209.000 ton atau cukup untuk 24 bulan ke depan. “Kebutuhan masyarakat di Sulsel tiap bulannya hanya 7.600 ton. Dengan stok di gudang 209.000 ton, kami menjamin kebutuhan beras di Sulsel bisa sampai 24 bulan ke depan. Jadi menjelang Ramadan, kami jamin kebutuhan beras akan aman,” ujar Kepala Perum Bulog Divre Sulsel Tommy S Sikado di Makassar, kemarin.

Menurutnya, ketersediaan beras di Sulsel yang surplus mendorong Bulog memenuhi kebutuhan beras di daerah lain di kawasan timur Indonesia (KTI). Sejak beberapa bulan terakhir, Sulsel selalu mengirim beras ke beberapa provinsi seperti Maluku, Papua, Kalimantan, NTT, NTB, serta wilayah di Sulawesi.

“Soal berapa jumlah yang kami kirim ke provinsi tersebut berbeda-beda tiap bulannya. Jika di daerah itu terjadi kekurangan cukup besar, kita akan kirim pula dalam jumlah besar. Intinya Bulog memiliki kewajiban untuk meratakan kebutuhan beras.Apalagi Sulsel merupakan sentra produksi beras,” kata dia. Kebiasaan yang terjadi menjelang Ramadan di mana harga bahan makanan yang naik termasuk beras, tidak akan terjadi tahun ini.Menurutnya, kenaikan harga beras penyebab utamanya adalah stok yang kurang, ditambah pendistibusian yang tidak lancar hingga ke tingkat pengecer.

Oleh karena itu, tahun ini Bulog menjalankan fungsi pengawasan, dengan memantau semua kemungkinan penyebab melonjaknya harga beras di pasaran. “Kalau stok Bulog sudah aman,sisa bagaimana menjaga pendistribusian di lapangan. Sehingga tidak terjadi penumpukan dan membuat harga melambung tinggi,” tuturnya. Sementara itu, memasuki musim panen paruh kedua di Sulsel yakni pertengahan Juli tahun ini dan puncaknya Agustus hingga September, Bulog siap membeli beras dari petani berapapun yang petani produksi. Untuk harga belinya, masih sama dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 3 Tahun 2012.

“Harga beli untuk beras jadi Rp6.600 per kilogram, sementara untuk gabah kering giling harganya Rp4.200,” tutur Tommy. Ketua Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulsel Rahman Daeng Tayang mengatakan, harga beli yang ditetapkan Bulog memberi keuntungan kepada petani beras. Apalagi banyak di antara pembelian yang dilakukan Bulog disepakati sebelum panen dimulai.

“Bulog membeli beras petani sebelum musim panen dengan harga yang tetap sama dengan harga panen. Ini langkah yang berani dan sangat membantu petani di Sulsel,” ujarnya. Rahman juga menjamin ketersediaan beras di daerah ini aman menjelang Ramadan dengan tingginya hasil panen petani di kuartal pertama 2012.

Friday, June 29, 2012

Pengatur serangan Italia Andrea Pirlo

Pengatur serangan Italia Andrea Pirlo mewanti-wanti rekan setimnya agar tak terlalu terlena dengan kemenangan 2-1 atas Jerman pada laga semifinal Piala Eropa 2012, Jumat dini hari.

Gli Azzurri memang tampil dengan permainan memukau melawan tim asuhan Joachim Loew. Bahkan pada laga semifinal tersebut Italia mampu membalikkan ekspektasi yang mengunggulkan Jerman untuk lolos ke final. Namun, bagi Pirlo, semua kemenangan akan sia-sia jika Italia tidak memenangi trofi Hendri Delaunay.

"Kami belum memenangi apa-apa. Kalau kami tidak menang, itu rasanya akan seperti pergi ke Roma, tapi tidak bertemu dengan Paus," ungkap Pirlo, seperti dikutip dari Goal.com.

"Kami yakin kami akan menghadapi pertandingan sengit melawan Spanyol. Namun, jika kami ingin menang, kami harus menunjukkan semangat dan hasrat yang sama dengan yang kami tunjukkan tadi dan saat melawan Inggris," tambahnya.

Pirlo mengakui Italia memang memiliki masalah selepas Piala Dunai 2006 yang menyebabkan terpuruknya Gli Azzurri. Namun, kini mereka berhasil membuktikan mereka mampu mencapai final.

Pemain tengah berusia 33 tahun ini pun menggambarkan perasaannya saat ini mirip dengan saat Italia mengalahkan Prancis di laga final. Hampir sama, ada hasrat untuk menang," pungkas Pirlo.

Monday, June 11, 2012

PT Astra Honda Motor Makassar

PT Astra Honda Motor (AHM) – Makassar pesimistis mampu mengapai target penjualan motor tahun ini.Persoalan pembatasan uang muka (down payment/DP) oleh pemerintah sebesar 25% menjadi kendala berat bagi produsen motor tersebut untuk pengembangan penjualan.

“Diakui atau tidak, pembatasan DP itu cukup mengganggu dan berpengaruh dengan penjualan motor Honda tahun ini.Namun kalkulasi penurunan penjualan belum kami perhitungkan,” ujar Branch Manager PT AHM – Makassar Ronald Widjaja ketika ditemui media di Makassar, kemarin. Dalam waktu dekat, Honda Makassar akan merevisi target penjualan tahun ini. Sebelumnya Honda menargetkan hingga akhir tahun mampu menjual 150.000 unit untuk seluruh tipe motor.

Target tersebut naik 15% dari tahun lalu, dengan realisasi 115.000 unit. “Kami akan melakukan revisi target, penjualan akan terkendala karena tidak ada lagi DP Rp500.000 yang selama ini mendongkrak penjualan Honda. Pembatasan DP akan menyulitkan konsumen untuk memiliki kendaraan roda dua dengan harga terjangkau dan mudah,” ujarnya.

Pembatasan DP kendaraan oleh Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah diterapkan bulan ini. Setiap jenis kendaraan roda dua harus dijual dengan uang muka 25% dari total harga jual. Sementara untuk kendaraan roda empat mencapai 30%, khusus untuk pembiayaan melalui bank dan leasing. Honda Makassar walau telah menyiapkan strategi untuk tetap mempertahankan penjualan kendaraan,tidak bisa lepas dari regulasi baru tersebut.

“Pada dasarnya kami menyambut baik regulasi ini.Hanya saja, sosialisasi dan strategi kami masih harus diuji sehingga tahun ini ada perubahan target penjualan,”katanya. Namun demikian, tahun depan menurut Ronald, Honda akan kembali meraup keuntungan dalam hal penjualan, karena telah stabil dalam hal pemasaran.

Saat ini,keseluruhan tipe motor Honda,telah menguasai 42% market sharedi wilayah Sulsel yang terus berusaha ditingkatkan. Khusus untuk per segmen, tepatnya pada segmen low end, Honda Revo Series merajai penjualan sepeda motor dengan membukukan 54% market share,disusul oleh kelas matik dengan torelah 50%.

Wednesday, June 6, 2012

PTAstra International Tbk

PTAstra International Tbk dalam rangka ulang tahunnya ke- 55, Daihatsu Makassar menggelar beberapa kegiatan sosial yang tergabung dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Kepala Astra Daihatsu Makassar Cabang Urip Sumoharjo Budiono mengatakan, ada beberapa kegiatan yang akan dilakukan seperti, penanam pohon yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar.

Dalam hal ini, pihaknya menyiapkan bibit pohon, sementara pemerintah kota menyiapkan lahan. “Salah satu titik yang akan menjadi lokasi penanam adalah hutan bakau yang ada di Makassar,untuk mencegah terjadinya abrasi dan mempertahankan kondisi lingkungan,” bebernya kepada media di ruang kerjanya,kemarin.

Selain itu,pihaknya juga sudah melakukan kegiatan sosial berupa donor darah di kantor Astra Daihatsu Makassar Cabang Urip Sumoharjo, Senin (4/6).Selain Makassar, kegiatan tersebut juga serentak digelar di cabang-cabang Astra yang ada di sejumlah kota besar di Indoensia seperti,Jakarta,Yogyakarta, Surabaya,dan Bali. Menurut Budiono,kegiatan tersebut sengaja dipilih untuk meningkatkan semangat berbagi di kalangan karyawan , Apalagi saat ini sudah jelang Ramadhan.

Kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Makassar,dan terbuka untuk umum,baik customer Daihatsu maupun seluruh karyawannya. Rencananya, kegiatan tersebut akan diadakan enam bulan sekali, usai donor, para pendonor mendapatkan susu, biskuit, bubur kacang ijo, dan telur rebus.“Kami memang melakukan beberapa kegiatan sosial CSR. Semua kegiatan itu harus terealisasi pada bulan Juni, Juli, dan Agustus,”ujarnya.

Customer Daihatsu Rinto mengatakan, keikutsertaannya selain untuk berbagi, juga untuk mendapatkan informasi dini tentang kondisi darahnya. Menurut dia,seminggu setelah donor darah, biasanya ada surat pemberitahuan dari petugas PMI tentang kondisi darah bila tidak layak untuk didonorkan.

Sunday, May 13, 2012

Mengeluhkan Pungutan Pesta Perpisahan

Sejumlah orang tua siswa di SMA Negeri 2 Bulukumpa mengeluhkan pungutan untuk pesta perpisahan sebesar Rp150.000 per siswa. Selain uang, para siswa juga diwajibkan menyerahkan satu ekor ayam. Irfan Salassa, wali murid SMAN 2 Bulukumba mengatakan, biaya perpisahan yang dibebankan kepada setiap siswa terkesan dipaksakan karena para siswa diwajibkan membayar.

Karena itu, Irfan bersama orang tua siswa lainnya berencana melaporkan pungutan ini ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bulukumba. ”Biaya perpisahan ini terlalu besar.Apalagi, siswa hanya perpisahan didalam sekolah sendiri sehingga biaya yang digunakan tidak terlalu besar sebenarnya,” kata Irfan Salassa kepada media kemarin.

Dia mengungkapkan, seharusnya, pihak sekolah tak mematok biaya sebesar itu, tapi tergantung kemampuan orang tua siswa. ”Kami berharap Kepala Disdikpora Bulukumba segera memberi teguran kepada kepala sekolah dan guru di SMAN 2 ini,”ujar dia. Selain siswa kelas 3 yang telah menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 2 Bulukumpa, lanjut Irfan, seluruh siswa kelas 2 juga diwajibkan membayar uang perpisahan sebesar Rp25.000 per siswa.

Padahal, siswa kelas 2 belum masuk dalam perpisahan. ”Saya khawatir ini hanya akal-akalan para guru di sekolah ini. Apalagi, jumlah siswa di sekolah ini sebanyak 180 orang,”kata Irfan. Menurut dia,para orang tua masih sanggup dan memaklumi jika besaran uang perpisahan hanya Rp50.000.”Secara keseluruhan biaya perpisahan mencapai Rp200.000, karena ada lagi ayam satu ekor yang harus dibawa setiap siswa,” ungkap dia.

Kepala SMA Negeri 2 Bulukumba Muhammad Alwi mengungkapkan, pungutan biaya perpisahan itu dikelola pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis),sehingga guru dan kepala sekolah sama sekali tidak mengetahui hal tersebut. ”Kami tidak tahu berapa yang dipungut. Sebab, itu adalah urusan Osis.Sekolah hanya mengarahkan agar pelaksanaan perpisahan berjalan sukses. Besaran dana yang dipungut kalau tidak salah hanya Rp100.000,” ungkap Alwi kemarin.

Dia mengatakan, tuduhan orang tua siswa bahwa guru terlibat dalam penetapan besaran pungutan biaya perpisahan itu, tidak benar. “Kami berharap orang tua siswa sebaiknya bertanya langsung kepada kami jika keberatan dengan besaran pungutan tersebut agar bisa di-carikan jalan keluarnya,”ujar dia.

Sementara itu, anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba Muhammad Bakti mengemukakan, sumbangan perpisahan ini seharusnya tidak ditentukan nilainya, tapi tergantung kesiapan dan kemampuan masing-masing orang tua siswa. Sumbangan itu sifatnya tergantung berapa kesiapan dan kemampuan.Jika besarannya ditentukan, itu bukan sumbangan, melainkan pemaksaan namanya,”ujar Bakti.

Monday, April 23, 2012

Kasus Pembalakan Liar Hutan di Kabupaten Luwu Timur

Kasus pembalakan liar hutan di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) makin merajalela meski aparat kepolisian dan polisi kehutanan setempat gencar melakukan operasi. Salah satu bukti praktik pembalakan liar atau illegal logging yakni diamankannya puluhan kubik kayu olahan oleh jajaran Polhut Dinas Kehutanan Lutim. Kayu olahan jenis papan dan balok ini diamankan dalam operasi rutin di dua tempat, yakni di Desa Tawakua, Kecamatan Angkona dan Desa Tole-tole, Kecamatan Malili, Sabtu (21/4). Kabid Operasional dan Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Lutim, Burhanuddin menjelaskan, puluhan kubik kayu olahan jenis rimba campuran itu siap diangkut keluar Lutim.

Polhut mengamankan kayu tersebut dan tidak menemukan pihak yang mengaku sebagai pemiliknya. Dikatakan, setelah disita, kayu hasil illegal logging tersebut akan diserahkan kepada Kantor Pelayanan Keuangan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk dilelang. “Hasil pelelangan itu akan dimasukkan dalam kas Negara,” jelas Burhanuddin kemarin. Terkait masih maraknya pembalakan liar hutan di wilayah Lutim ini,Kepala Dinas Kehutanan Lutim, Zainuddin beralasan pihaknya sudah berusaha maksimal mengadakan patroli rutin.

“Kami juga bekerjasamadenganPolresLutimjikamenangkap pelaku illegal logging untuk diserahkan dan diproses sesuai aturan hukum,”katanya. Berdasarkan data Dinas Kehutanan setepat,wilayah Lutim sebagian besar adalah wilayah hutan Hingga akhir 2011, tercatat luas hutan lindung seluas 235.998,34 hektare (ha), luas hutan produksi 117.940,98 ha, dan luas kawasan hutan konservasi mencapai 183.624,08 ha.

Sementara Kapolres Lutim, AKBP Andi Firman mengungkapkan, pihaknya berusaha meminimalisasi perambahan hutan dan kasus illegal logging di wilayah Lutim. “Saya instruksikan anggota meningkatkan patroli dan operasi,termasuk memperketat pengawasan distribusi kayu keluar Lutim melalui jalur Trans Sulawesi,” ujar dia. Menurut dia, sepanjang Januari hingga April ini, ratusan kayu hasil illegal loggingtelah diamankan dan diserahkan kepada KPKNL untuk dilelang dan pelakunya diproses hukum.